Peluang Bisnis Baju Thrifting Datangkan Cuan, Ini 5 Langkah Memulainya - Auto Kaya


 JAKARTA, MEDIA YUNIOR - Toko pakaian berkelanjutan semakin populer. Peluang bisnis ini semakin berkembang karena banyak orang yang menginginkan baju cantik dengan harga terjangkau. Pengusaha juga dapat memulai bisnis hemat mereka sendiri.

Toko barang bekas terutama menjual pakaian bekas. Dulu, perusahaan ini diremehkan karena orang menganggap pakaian bekas tidak layak pakai. Namun kini, jualan baju bekas menjadi bisnis yang banyak diikuti karena menghasilkan banyak uang. 

Nah, buat kamu yang mau memulai bisnis baju thrifting, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Siapkan Modal
Bisnis apapun yang mau ditekuni, kamu tentu saja perlu menyiapkan modal awal, termasuk bisnis thrift shop. Untuk bisnis ini setidaknya kamu perlu menyiapkan modal awal setidaknya Rp 1 juta. Dengan modal tersebut, kamu bisa mendapatkan berkarung-karung baju bekas dari supplier.

2. Tentukan Target Jualan
Selain modal awal, untuk mulai bisnis baju thrifting kamu juga perlu riset untuk menentukan target jualan kamu. Baju memang termasuk kebutuhan pokok, tetapi kan ada banyak jenis baju. Jenis-jenis baju itu diperuntukkan bagi kalangan tertentu.

Misalnya di lingkungan kamu banyak pekerja kantoran. Maka baju yang perlu kamu jual adalah baju yang cocok untuk ke kantor, seperti blus, blazer, atau celana bahan

3. Temukan Supplier yang Tepat
Kamu sudah punya modal awal dan tahu target market kamu, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menemukan supplier yang tepat. Dengan menemukan supplier yang tepat, kamu bisa mendapat banyak baju bekas dengan harga miring.

Dengan adanya supplier, kamu juga tidak perlu repot lagi mencari baju bekas sendiri ke Pasar Senen. Atau kalau kamu berdomisili di Bandung, kamu tidak harus pergi ke Pasar Cimol Gedebage dan memilih baju bekas di sana.

4. Pastikan Baju yang Dijual Bersih
Baju bekas identik dengan baunya yang kurang sedap dan kusut. Lalu juga kalau diperhatikan ada bagian-bagian yang kotor. Nah, kalau kamu ingin memulai bisnis baju thrifting, pastikan baju-baju tersebut dalam keadaan bersih.

Memang nanti pembeli akan mencuci lagi baju bekas yang dibeli hingga bersih. Namun kalau kamu sebagai penjual menyajikan baju-baju bekas dalam keadaan bersih dan wangi, calon pembeli pasti akan tertarik melihat-lihat meski pada akhirnya mungkin mereka tidak jadi membeli di kamu. Yang penting mereka sudah tahu bahwa kamu punya thrift shop.

5. Rutin Foto Produk
Selain berjualan offline, kamu juga perlu berjualan secara online. Untuk berjualan secara online, kamu perlu memperlihatkan baju-baju yang kamu jual lewat media sosial. Maka dari itu, wajib bagi pelaku bisnis thrift shop untuk memfoto produk yang dijual.

Anda tidak perlu bersusah payah menyewa studio untuk memotret pakaian yang Anda jual. Yang harus Anda lakukan hanyalah memotret produk di ruangan dengan pencahayaan yang tepat. Anda bahkan tidak membutuhkan kamera yang bagus untuk mengambil foto, Anda cukup menggunakan kamera ponsel Anda. Kamera ponsel saat ini bagus, dan ada banyak aplikasi pengeditan foto yang dapat dipilih juga. Sehingga memudahkan Anda mengambil foto produk dan membagikannya ke media sosial. 

Demikian langkah-langkah memulai bisnis toko barang bekas bagi anda yang ingin terjun ke bisnis ini. 

Media Yunior

Seorang penulis yang membahas seputar dunia sosial

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post