JAKARTA, MEDIA YUNIOR - Kebab, makanan Turki, sangat populer di Indonesia. Kebab yang terbuat dari bahan utama daging memiliki rasa asin dan enak dan biasanya cocok untuk orang Indonesia. Oleh karena itu, makanan ini diminati oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga remaja hingga orang tua.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa industri doner kebab banyak diminati oleh para pengusaha kuliner. Tak heran jika di pelosok desa pun Anda bisa dengan mudah menemukan kedai kebab di berbagai sudut. Peminatnya yang banyak, rasa yang enak, penyajian yang mudah dan harga yang relatif terjangkau membuat banyak orang melirik toko yang menawan ini.
Alih-alih menjadi produk musiman kuliner yang hanya lewat dan trennya agak menurun, bisnis kebab malah berkembang. Hal ini mengikuti peminat donatur yang juga semakin hari semakin bertambah dan memperluas pasar.
Namun seperti halnya bisnis makanan lainnya, sebelum membuka toko kebab diperlukan perhitungan dan analisa yang matang agar toko kebab yang Anda kelola dapat beroperasi secara maksimal dan menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Mulai dari cara memulainya, cara mendapatkan peralatan dan bahan bakunya, dimana menemukan toko kebab yang bagus dll.
Nah, sebenarnya apa saja yang perlu diperhatikan sebelum terjun ke usaha kebab? Berikut beberapa hal mendasar yang mungkin perlu menjadi catatan:
1.Cari Tahu tentang Kebab
Saya tidak tahu, jadi jangan cinta. Pekerjaan atau usaha apapun juga relatif sulit berkembang jika kita tidak memiliki kecintaan atau jiwa pada usaha tersebut. Oleh karena itu, langkah awal yang bisa dilakukan sebelum memulai usaha kebab adalah mempelajari detail produk kebab.
Jadi kami berharap dapat menemukan elemen "klik" sebelum kami memulai bisnis ini. Misalnya dari sejarah shawarma, shawarma seperti apa yang sudah ada, dan mencoba membuat kreasi dan inovasi sendiri untuk produk shawarma, mari kita mulai. Kebab memiliki banyak referensi. Dimulai dengan berselancar di internet dan bertanya langsung tentang usaha doner kebab dari orang yang memulai usaha ini. Sehingga Anda bisa merencanakan lokasi toko kebab Anda agar peluang suksesnya semakin besar.
2.Survey Peralatan dan Bahan Kebab
Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan usaha kebab anda secara lebih detail dengan cara mencari atau mengevaluasi peralatan dan perlengkapan untuk memulai usaha kebab anda.
Anda dapat membuat daftar peralatan dan bahan penting yang Anda perlukan untuk memulai toko kebab. Mulai dari memesan Rombong atau vending machine, membeli panci kebab dan perlengkapan lainnya.
Perhatian khusus juga harus diberikan pada bahan pembuat kebab, karena berhubungan langsung dengan kualitas makanan yang dijual. Ada banyak bahan yang harus disiapkan, mulai dari daging doner, telur dadar, saus dan mayones, dll. Yang juga biasanya terlewatkan saat menyiapkan adalah freezer untuk menyimpan daging, telur dadar atau kulit kebab dan bahan lainnya. Freezer ini sangat penting bagi kami untuk menjaga kualitas bahan kebab tetap segar dan dalam kondisi baik saat kami sajikan kepada konsumen.
3.Temukan Supplier yang Tepat
Salah satu seni bisnis kuliner adalah menemukan pemasok bahan baku dan peralatan yang tepat. Penting bagi pelaku bisnis kuliner, termasuk perusahaan kebab, untuk mencari supplier yang memiliki bahan-bahan yang kita butuhkan. Tidak hanya eksis, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan menawarkan harga yang bersaing.
Perlu diperhatikan juga bahwa supplier yang kita pilih harus memiliki reputasi yang baik. Kami dapat melacak ini di berbagai platform digital kami. Supplier yang baik biasanya memiliki informasi yang lengkap seperti website, media sosial dan platform lainnya yang menunjukkan bahwa supplier tersebut terbuka dan memberikan informasi yang detail kepada pelanggannya.
4.Lokasi bisnis kebab
Lokasi harus menjadi perhatian utama karena lokasi toko kebab Anda akan sangat mempengaruhi penjualan kebab Anda. Sebagus apapun kebab yang Anda jual, bisnis Anda akan terseok-seok jika berjualan di tempat yang salah. Tempat yang sepi, jauh dari pandangan, akan membuat toko kebab Anda sepi.
Pastikan toko Anda berada di area lalu lintas tinggi, mudah dilihat, dan mudah diparkir untuk pembeli. Ada banyak tempat yang bisa dipilih, entah di pinggir jalan yang ramai, di resto yang ramai pengunjungnya, atau di mini market yang ramai pengunjungnya. Namun, terkadang mudah menemukan lokasi perusahaan yang tepat dan strategis. Maka dari itu, untuk meningkatkan kekuatan bisnis Anda, pastikan juga Anda memiliki fitur-fitur yang memudahkan pelanggan untuk mendapatkan produk Anda, baik melalui layanan pesan antar, dll.
Penting juga untuk mengaktifkan layanan atau penjualan online, bergabung dengan aplikasi layanan belanja online dan layanan pengiriman bahan makanan. Karena banyak contoh bisnis kuliner yang penjualan online terkadang menyamai bahkan melebihi penjualan di toko/offline.
5.Lakukan Proyeksi Usaha
Peramalan bisnis sangat mudah sebelum memulai bisnis. Melakukan biaya standar untuk mengetahui berapa biaya yang diperlukan untuk membuka usaha toko kebab, berapa harga pokok produksi (HPP) kebab untuk menentukan harga jual, berapa biaya bulanan dan berapa proyeksi keuntungan. Anda juga akan mengetahui return on investment (ROI) atau berapa lama target laba atas investasi.
Dengan perhitungan yang cermat Anda akan menemukan target penjualan dan lebih fokus pada perusahaan atau bisnis doner kebab Anda.
6.Promosi
Last but not least, buat kampanye yang menarik. Apalagi di awal membuka toko kebab. Anda dapat menerapkan banyak ide kreatif, mis. B. Beli 1 minuman gratis selama masa promosi atau promosi lainnya yang dapat anda sesuaikan dengan kapasitas usaha anda.
Penting juga untuk diingat untuk menggunakan media sosial dan platform digital lainnya untuk mempromosikan bisnis kebab Anda. Jika memungkinkan, Anda dapat menjalankan kampanye berbayar agar bisnis kebab Anda semakin dikenal banyak orang.
Itu beberapa hal yang harus di lakukan ketika mau membangun usaha kebab, Semoga Bermanfaat,.