Pramuniaga Adalah - Pahami Sikap - Pengertian Dan Tugasnya

JAKARTA, MEDIA YUNIOR - Lowongan untuk penjual sekarang semakin terbuka dan ada kebutuhan yang besar. Pekerjaan tenaga penjual dekat dengan melayani konsumen atau pembeli.

Bekerja sebagai tenaga penjualan harus menunjukkan sikap kompeten dan profesional saat melayani konsumen. Tujuannya agar pembeli atau konsumen merasa puas dengan pelayanan yang ditawarkan dan dapat mendatangkan keuntungan penjualan.

Pengertian Pramuniaga

Mari kita kutip Phitsa Mauliana et al., dari sistem pendukung keputusan penilaian vendor di department store Yogya Ciwalk. Menurut metode weighted product, yang dimaksud dengan tenaga penjual adalah pegawai laki-laki atau perempuan yang bekerja di perusahaan dagang. Tenaga penjualan yang kompeten dan profesional bekerja untuk meningkatkan keuangan dan penjualan perusahaan.  

Mari kita kutip Phitsa Mauliana et al., dari sistem pendukung keputusan penilaian vendor di department store Yogya Ciwalk. Menurut metode weighted product, yang dimaksud dengan tenaga penjual adalah pegawai laki-laki atau perempuan yang bekerja di perusahaan dagang. Tenaga penjualan yang kompeten dan profesional bekerja untuk meningkatkan keuangan dan penjualan perusahaan.  

Tugas dan Tanggung Jawab Pramuniaga

Penjual memiliki beberapa tugas, mulai dari mendaftarkan barang atau stok produk hingga mempresentasikan produk hingga mempromosikan produk yang dijualnya. Merujuk pada Buku Tata Produk SMA/MAK Kelas XII yang diterbitkan oleh Gramedia, berikut contoh tugasnya: 

1. Mendata Barang yang Ada di Rak/Gondola

Salah satu tugas seorang pramuniaga adalah mendata jumlah barang yang ada di rak/gondola. Hal ini untuk mencocokkan barang yang masuk dan mengetahui progres barang yang laku agar jangan sampai rak terlihat kosong

2. Cek Stok Barang

Jika barang yang ada di rak/gondola kosong, SPG/SPM (pramuniaga) yang bersangkutan harus melaporkan pada staf gudang (merchandiser) untuk mengeluarkan barang/stok dari gudang toko.

3. Melakukan Pemesanan ke Merchandising

Jika ternyata stok di gudang minim, pramuniaga atau SPG meminta kepada pegawai merchandising. Selanjutnya staf akan membuat PO (purchase order). Dalam hal ini seorang SPG haruslah memiliki jiwa leadership sebagai wakil perusahaan.

4. Presentasi barang di rak/gondola

Barang tertata/display dengan rapi. Jika gondola kosong atau stoknya hanya sedikit, diisi lagi dengan barang yang diminta oleh penjual. 

5. Mempromosikan Barang Dagangan

Jika ada produk baru yang dikeluarkan produsen atau sedang ada promosi, mereka akan mempromosikannya kepada konsumen.

6. Pengemasan produk kemasan kecil

Membungkus/membungkus bingkisan pada produk, menempelkan bingkisan pada produk, dalam hal ini sebagai perwakilan perusahaan SPG harus mampu menganalisa dan mengambil keputusan penambahan stok di counter, apa yang menjadi tanggung jawabnya.  

7. Membuat laporan penjualan

SPG harus cerdas dan memiliki keterampilan menulis yang baik dan layak. 

Harus memiliki sikap seorang penjual

Bekerja sebagai tenaga penjualan membutuhkan sikap profesional saat melayani pembeli. Sebagai ujung tombak penjualan, tenaga penjual harus memiliki sikap tanggap dan memahami produk yang ditawarkan.

Berikut adalah beberapa sikap yang harus dimiliki seorang tenaga penjualan: 

1. Optimis

Sikap optimis adalah salah satu sikap terpenting yang harus dimiliki seorang tenaga penjual. Jangan menyerah pada penolakan dan bertahan dalam memberikan produk yang dapat dipasarkan. 

2. Kemampuan untuk mendengarkan dan berempati

Penjual sering berbicara ketika menjelaskan produk mereka dan mengapa produk mereka adalah yang terbaik. Dibutuhkan kemampuan untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan konsumen dan kemudian menawarkan produk.

Dalam hal ini diperlukan empati untuk mendengarkan dan tidak terlalu banyak bicara serta mendukung konsumen untuk memilihkan produk yang terbaik bagi mereka. Empati membantu tenaga penjualan meneliti prospek, menunjukkan minat, dan menunjukkan keunggulan produk sebagai yang paling cocok untuk pelanggan mereka. 

3. Disiplin dan tanggung jawab

Disiplin dan tanggung jawab membuat tenaga penjualan menjadi baik. Di tempat kerja, tenaga penjualan memikirkan tentang pelanggan, jadwal, dan alat penjualan yang efektif.

Seorang tenaga penjualan yang baik selalu siap ketika dipanggil atau bahkan untuk bertemu pelanggan. Pekerjaan penjual tidak berhenti setelah penjualan, tetapi terus bekerja dan membangun hubungan dengan pelanggan, dengan harapan menjadi pelanggan setia.  

4. Jawab

Tenaga penjual yang baik harus tanggap dan memperhatikan kebutuhan konsumen agar konsumen merasa nyaman dan terpenuhi kebutuhannya. 

5. Mau belajar

Penjual yang baik adalah orang yang mau belajar dan benar-benar mengetahui produk yang dijualnya. Penjual yang baik mengikuti tren dan berita penjualan terbaru dari seluruh dunia, membaca tentang psikologi, dan belajar mengotomatiskan tugas.  

6. Karismatik

Penjual yang baik dapat menarik perhatian, membuat orang berhenti dan mendengarkan. Sekeren apapun produk yang Anda jual, jika tidak bisa menghibur konsumen, percuma saja. 

larangan penjual

Jika Anda tahu sikap seperti apa yang harus dimiliki seorang penjual, Anda juga harus tahu bahwa ada hal-hal yang dilarang. Mulai dari tepuk tangan pelanggan hingga makan dan minum sambil melayani pelanggan.

Lihat pernyataan berikut: 

1. Jangan Biarkan Orang Masuk ke Toko Tanpa Disapa dengan Ramah

Jika tidak bisa melakukan hal ini, sebaiknya kamu tidak bekerja di toko.

2. Jangan Bergosip

Jangan bergosip baik soal pelanggan ataupun kolega yang bisa terdengar oleh konsumen.

3. Jangan Melakukan Percakapan Pribadi

Sebaiknya hindari membahas persoalan pribadi dengan kolega atau rekan kerja dalam jangkauan pendengaran konsumen.


Media Yunior

Seorang penulis yang membahas seputar dunia sosial

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post