JAKARTA, MEDIA YUNIOR - Meski mungkin terlihat sulit bekerja di luar negeri, bagi sebagian orang itu adalah impian. Terlebih lagi ketika Anda bisa bekerja di industri dan negara yang Anda sukai.
Seperti yang dipelajari warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang. Mereka yang belajar di universitas mendapatkan pekerjaan paruh waktu di negeri matahari terbit.
Dia mungkin memiliki pekerjaan paruh waktu sebagai petani. Namun, gaji yang mereka terima dan sistem kerja membuat banyak orang iri. Kisah itu menjadi viral di media sosial. Ini lebih banyak.
Gaji Menarik
Seperti informasi dari akun Tik-Tok @heyedle, mahasiswa tersebut tidak bekerja paruh waktu sendirian. Ia bekerja bersama teman-temannya yang juga tergabung dalam kelompok mahasiswa Indonesia yang belajar di Jepang.
Pekerjaan yang tidak menarik minat sebagian anak muda di Indonesia ini menawarkan gaji yang luar biasa. Bekerja 8 jam sehari, mahasiswa mendapatkan Rp 1,3 juta.
Tak Menguras Tenaga
Selain gaji yang tertera, ternyata ada hal menarik lainnya di pekerjaan paruh waktu ini. Apakah ada sistem kerja yang tidak begitu sulit.
Selama 8 jam kerja, para siswa hanya diberikan tugas yang dibutuhkan untuk menggunakan mesin untuk meletakkan tanah dan benih di tempat penampungan plastik. Sistem kerja juga tidak membuat dia atau teman-temannya lelah.
Diliput Koran Jepang
Keseruan para mahasiswa itu bertambah ketika koran lokal meliput kegiatan mereka. Mereka diliput koran lokal itu saat mencoba mesin pertanian terbaru saat di ladang.
Dalam kesempatan itu, mereka juga menceritakan segala aktivitas yang dikerjakan. Aktivitas mereka di ladang sangat terbantu dengan bantuan para petani yang sigap.